Kisah Semut Dengan Nabi Sulaiman
Siapa yang tidak tahu tentang semut, semua orang pasti tau kan.
binatang berukuran kecil berkaki enam menyukai gula oleh karenanya jika
punya makanan yang manis-manis, jika di letak kan di tempat yang
terbuka, akan di kerumini semut. binatang ini pernah di sebut-sebut di
dalam al Quran yaitu surat an naml, yang artinya semut.
Banyak cerita tentang semut ini. binatang ini ternyata pernah di
tuturkan terkait kisah nabi sulaiman. dalam cerita itu semut pernah di
panggil oleh Nabi yang di kenal kaya raya ini. ketika itu binatang kecil
tersebut ditanya, berapa banyak gandum yang dihabiskan pada setiap
tahunnya. semut yang ditanya oleh Nabi Sulaiman menjawab, setahun cukup
sebutir saja. mendengar jawaban itu, nabi sulaiman menangkap seekor
semut dan segera memasukkannya ke dalam botol. bersama seekor semut itu,
botol tersebut diisi sebutir gandum, kemudian botol itu di tutup agar
semut tidak bisa keluar. semut dalam botol ini diperkirakan tidak akan
mati, karena telah disediakan sebutir gandum, yang kata si semut
sendiri, cukup untuk menyambung hidup selama setahun
.

Setelah genap setahun, nabi sulaiman ingat eksperimen yang
dilakukannya. botol yang di dalamnya ditaruh seekor semut dan sebutir
gandum, lalu di buka. benar, ternyata semut masih hidup. namun yang di
anggap aneh oleh Nabi Sulaiman ialah sebutir gandum yang semestinya
habis dimakan oleh semut, ternyata masih tersisa setengah. bukankah
semut pernah menjelaskannya, bahwa setahun akan menghabiskan sebutir
gandum. ketakutan akan di anggap salah oleh Nabi Sulaiman, maka semut
segera menjawab. bahwa dulu ketika menjawab pertanyaan nabi sulaiman, ia
tidak membayangkan kalau akan dimasukkan ke dalam botol. sebutir gandum
akan akan habis di makan kalau ia berada di alam bebas di luar botol.
sebab setiap ia makan, ia tidak akan pernah menghitung dan terlalu
berhati-hati takut kehabisan makanan. karena begitu gandum habis, allah
tidak pernah lupa memberi kebutuhan berikutnya. akan tetapi jika sedang
berada di dalam botol, maka makanan itu harus di hitung secara seksama
agar mencukupi kebutuhan hidupnya yang diinginkan lebih panjang.
Semut ketika hidup bebas di dal
am botol selalu bertawakkal. jika
sebutir gandum miliknya habis, maka Allah SWT selalu akan memberikannya
lahi untuk memenuhi kebutuhan masa berikutnya. akan tetapi jika ia
berada di dalam botol, maka ia merasa sangat tergantung pada Nabi
Sulaiman. semut tahu persis bahwa Nabi Sulaiman sebagaimanusia yang
memiliki sifat pelupa. atas dasar pengetahuannya semut itu kawatir,
setahun kemudian jika Nabi Sulaiman lupa tidak membuka botolnya, akan
terjadi krisis makanan. sehingga apabila gandumnya tidak di hemat, akan
kehabisan makanan dan segera mati. itulah sebabnya, semut menghemat
sebutir gandum yang ada di dalam botol bersamanya.
Semoga cerita atau cerpen tentang kisah semut dengan Nabi Sulaiman diatas dapat bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar